PACKET TRACERT

0 komentar
PENDAHULUAN PACKET TRACERT 
Packet tracert adalah program yang digunakan untuk melakukan simulasi jaringan. Program ini dibuat oleh perusahan yang intens di dalam jaringan yaitu CISCO dan disediakan secara gratis. Jadi Anda dapat mendownloadnya di internet.

Berikut tampilan dari packet tracert :

Menambahkan Device dan Menambahkan Komponen
1. Pilihlah salah satu device yang akan ditambahkan dengan cara klik pada iconnya
2. Pilih salah satu jenis device yang akan ditambahkan dengan cara klik dan drag atau klik salah satu icon kemudian klik pada area kerja.

Berikut salah satu contohnya menambahkan tiga PC, satu Router, satu Hub dan dihubungkan oleh kabel
Dengan cara yang sama tambahkan sebuah router dan hub. kali ini kita hanya menggunakan router jenis Router-PT-Empty (artinya belum ada komponen yang terpasang). Untuk hub gunakan saja hub generc. 
Sekedar untuk diketahui kegunaan router dan hub.
  • Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Adress kepada anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini, ciri-ciri router adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol), dengan mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP Address, fasilitas lain dari Router adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain.
  • Fungsi hub adalah menjadi central connection point di dalam suatu networking. Kalo misalkan kita hanya menghubungkan 2 buah komputer, kita cukup hanya menggunakan kabel UTP dengan crimping dengan menggunakan cross cable. Bagaimana dengan jika ada 10 buah PC atau lebih. Nah.. disinilah peran dari hub tersebut. Jadi dapat dikatakan fungsi dasar dari hub adalah menerima sinyal dari suatu komputer dan mentransmisikannya ke komputer lain.


Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini. 

Untuk menambahkan komponen melewati router kita tinggal melakukan klik pada router sehingga muncul gambar di bawah ini, jangan lupa sebelum menambahkan komponen matikan dulu tombol powernya :
Setelah komponen terpasang nyalakan lagi power nya.

Menambahkan kabel
Mengatur IP address dan Mengkoneksikan PC
Untuk contoh kita akan menggunakan IP address kelas C tanpa subnetting dengan
konfigurasi PC dan Router sebagai berikut :
PC 0 : IP address 192.168.1.1 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.1.3
PC 1 : IP address 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.1.3
PC 2 : IP address 192.168.2.1 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.2.2
Router : Fa0/0 192.168.1.3 netmask 255.255.255.0 (gateway bagi PC 0 dan PC 1)
: Fa0/0 192.168.2.2 netmask 255.255.255.0 (gateway bagi PC 2)
Mengatur IP pada PC dan memberi nama :
1. Klik pada icon PC 0
2. Klik pada tab desktop – pilih IP Configuration
3. Pilih static, isi IP address, sub netmask dan gateway
4. Untuk memberi nama klik pada tab config kemudian isi nama pada display name,
misalnya PC 192.168.1.1



Dengan cara yang sama setiing juga untuk PC yang lainnya
Mengatur IP pada router :
1. Klik pada icon router – klik pada tab config – klik pada fast Ethernet 0/0 untuk fa
0/0 kemudian isi IP address dan sub netmask. Jangan lupa klik on pada port
status (pada pojok kanan atas) untuk mengaktifkan kartu jaringan (Ethernet).
2. Gunakan cara yang sama untuk mengatur IP pada fa 0/1


Setelah IP address telah dikonfigurasi semua maka tampak pada gambar diatas bahwa semua 
simpul telah terhubung yang ditandai dengan warnanya berubah menjadi hijau. Namun untuk 
memastikan apakah ketiga PC diatas benar-benar terhubung maka kita dapat mengetesnya 
dengan menggunakan perintah ping melalui command line atau dengan menggunakan icon
Add Simple PDU (gambar amplop). Berikut ini contoh dan langkah – langkahnya :



Melalui Command Line
Misalkan mengetes dari PC 192.168.1.2 melakukan ping kepada PC 192.168.2.1 
Klik pada icon PC 192.168.1.2, klik tab desktop – klik Command prompt lalu ketikkan 
perintah berikut ping <IP address PC tujuann>, ping 192.168.2.1


Perintah ipconfig digunakan untuk melihat konfigurasi IP address komputer asal. 
Jika setelah dilakukan proses ping dan tampilannya seperti diatas maka kedua PC telah 
 berkomunikasi (terhubung) dengan baik. 



Dengan mengirimkan paket PDU :


Copyright © Informasi IT